Tim Merah-Putih bahkan membuat kejutan dengan unggul lebih dulu pada menit 22 via gol Arkhan Kaka. Namun, Ekuador U-17 dengan cepat membalasnya enam menit kemudian lewat tandukan ciamik Allen Obando.
Setelah itu, Ekuador U-17 sempat unggul 2-1 di penghujung babak pertama lewat Jair Collahuazo, tetapi gol itu dianulir oleh wasit karena Obando berada dalam posisi offside tepat sebelum gol tersebut terjadi. Mereka pun terus membombardir pertahanan Indonesia sepanjang babak kedua.
Ikram pun berkali-kali melakukan penyelamatan luar biasa. Alhasil, Ekuador U-17 gagal menorehkan gol tambahan lagi hingga peluit panjang dibunyikan.
Berkat penampilan apiknya itu, Ikram pun dinilai banyak orang layak menjadi pemain terbaik bagi skuad Garuda Asia dalam laga melawan Ekuador U-17. Dia pun panen pujian. Berkat kerja kerasnya, Timnas Indonesia U-17 pun kini duduk di urutan dua klasemen sementara Grup A Piala Dunia U-17 2023, persis di atas Ekuador yang mengemas poin yang sama, yakni satu poin.
Dalam pertandingan berikutnya, Muhammad Iqbal Gwijangge dan kolega akan bentrok dengan Panama U-17 pada Senin 13 November 2023 pukul 19.00 WIB. Laga itu akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo.
(Djanti Virantika)