Hal tersebut semakin diperkuat dengan program naturalisasi yang dilakukan Shin Tae-yong. Alih-alih menaturalisasi pemain-pemain yang moncer di Liga Indonesia seperti yang dilakukan pendahulunya, Shin Tae-yong memilih menaturalisasi pemain keturunan yang punya kualitas.
(Jordi Amat, pemain keturunan Grade A yang kini perkuat Timnas Indonesia)
Terbukti, pemain yang dinaturalisasi di era Shin Tae-yong pun tepat sasaran. Contohnya ada Jordi Amat. Dengan skill dan pengalamannya di Eropa, eks pemain Swansea City itu dapat menularkannya kepada pemain muda seperti Rizky Ridho yang kerap menjadi tandemnya.
Selain itu, ada pula nama-nama seperti Elkan Baggot, Ivar Jenner, hingga Rafael Struick yang masih berusia 20-an tahun. Otomatis, mereka dapat dijadikan andalan masa depan Timnas Indonesia.
Itulah hasil kerja nyata Shin Tae-yong di balik hujatan dari local pride kepadanya. Menarik menantikan kembali prestasi apa yang akan diukir Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia.
(Ramdani Bur)