LINI belakang Persib Bandung sepanjang Liga 1 2023-2024 rapuh. Terbukti, tim berjuluk Maung Bandung ini telah kebobolan 10 gol hanya dari empat laga yang dimainkan.
Satu gol saat diimbangi Madura United 1-1, tiga gol saat imbang 3-3 melawan Arema FC, dua gol saat imbang 2-2 melawan Dewa United dan empat gol saat dikalahkan PSM Makassar 2-4.
Pelatih sementara Persib, Yaya Sunarya mengaku sudah berbicara banyak dengan seluruh pemainnya. Namun lagi-lagi, kesalahan serupa terus terulang.
"Kemarin gol terjadi dari satu set piece, kemudian open play juga ada. Ini menjadi bahan evaluasi buat kita. Tentunya yang pasti kita tidak ingin ini terjadi dan terulang," kata Yaya Sunarya di Stadion Sidolig, Bandung, Senin (24/7/2023).
BACA JUGA:
Karena itu, Yaya Sunarya yang merupakan pelatih fisik Persib ini harus menemukan formula baru yang bisa meminimalisir Persib kembali kebobolan. Terutama dalam menghadapi selanjutnya yakni melawan Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (28/7/2023).
"Dan kita udah evaluasi, kita coba mencari bentuk-bentuk yang jadi diskusi untuk 2 hari ke depan," tegasnya.
Yaya pun memungkinkan untuk melakukan rotasi. Terutama untuk lini bertahan yang selama ini menjadi sorotan.
"Rotasi pemain, semua possible. Saya tekankan ke pemain semua, kita hanya ingin ada pemain yang bekerja keras di lapangan, saya hanya ingin pemain yang menunjukan karakter mereka untuk setiap memenangkan di pertempuran baru kita bisa menang di dalam perang,"
"Kalau misalnya pertempuran hanya menang di bek kanan, pertempuran hanya dimenangkan yang di tengah, kita akan percuma tidak akan memenangkan peperangan. Jadi semua harus memenangkan pertempuran," tegasnya.
(Nanda Aria)