JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, membeberkan penyebab utama masih banyak stadion belum pakai papan iklan LED di Liga 1 2023-2024. Padahal saat ini kompetisi sudah memasuki pekan kedua, namun terlihat masih banyak stadion-stadion yangtak memakai papan iklan LED.
Menurut laporan dari Ferry Paulus, terkait dengan papan iklan LED masih sesuai dengan jadwal yang ada. Namun, memang perlu waktu untuk bisa menjalankan hal tersebut secara keseluruhan di semua klub atau stadion yang menggelar pertandingan Liga 1.
"(Papan iklan) LED) sesuai dengan jadwal yang ada. Kira-kira mungkin dalam dua bulan lagi bisa terimplementasi semua karena itu belinya partai besar," jelas Ferry saat ditemui di salah satu hotel di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (9/7/2023).
"Kemudian kemarin baru mendapatkan konfirmasi kepada semua klub yang masih belum punya, kira-kira hampir 12. Jadi, masih sharing. Akan tetapi, dua bulan lagi siap," tambahnya.
Menurut Ferry Paulus, hal tersebut juga menjadi salah satu alasan terjadinya sedikit keterlambatan. Adapun ternyata penggunaan papan iklan LED memakan biaya yang cukup besar.
"(Papan iklan) LED kira-kira Rp 5 miliar per stadion. Rp 4-5 miliar, lah, tergantung kondisi stadionnya," jelas Ferry.
"Karena memang ada beberapa stadion yang lebih besar, tetapi itu tidak terlalu jauh selisihnya. Itu sudah termasuk pajak," lanjutnya.
Terobosan penggunaan papan iklan LED dicanangkan guna lebih meningkatkan kualitas Liga 1 dan makin bersaing dengan kompetisi sepakbola lainnya, khususnya di Asia Tenggara. Tak hanya itu, nantinya juga direncanakan ajang ini akan menggunakan VAR (Video Assistant Referee).
(Rivan Nasri Rachman)