Bersama Laskar Joko Tingkir, Carlos bermain sangat apik dengan torehan 5 gol dalam 14 pertandingan. Penampilan apiknya itu membuat dirinya direkrut oleh Persidafon Dafonsoro. Setelah dari Persidafon, Carlos sempat bergabung dengan Pro Duta dan PSLS Lhokseumawe sebelum akhirnya kembali ke Persijap pada 2014.
Pada periode keduanya di Persijap, Carlos kemudian menjalin hubungan asmara dengan CEO Persijap itu sendiri, yakni Esti Puji Lestari. Hubungan mereka pun semakin serius hingga ke jenjang pernikahan. Tetapi sebelum menikah, Carlos sempat mendalami agama Islam.
Pada 2015, Carlos bergabung bersama dengan Mitra Kukar. Sembari memperkuat klub asal Kutai Kartanegara itu, Carlos juga menimba ilmu agama Islam di Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning dan mengucap kalimat syahadat setelahnya.
Perpindahan keyakinan menjadi seorang muslim membuatnya memiliki nama baru, yakni Muhammad Carlos Raul. Namun tidak lama berselang, Carlos memutuskan gantung sepatu dari dunia sepakbola dengan Mitra Kukar sebagai klub terakhirnya.
(Djanti Virantika)