Berkat performa apiknya, Klose mendapat panggilan dari Timnas Jerman untuk tampil di Piala Dunia 2006. Diduetkan dengan Lukas Podolski, Klose sukses menjadi penyerang yang membuat lini bertahan tim-tim lawan ketakutan.
Sayangnya, dia gagal mengantarkan Jerman meraih gelar Piala Dunia 2006. Sebab, Der Panzer -julukan Timnas Jerman- harus kandas di semifinal usai dikalahkan Italia.
Pada musim panas 2007, Klose pun mendapat pinangan dari raksasa Jerman lainnya yakni Bayern Munich. Di sana, dirinya sukses menyabet dua gelar Liga Jerman pada 2007-2008 dan 2009-2010.
Sukses menjadi bomber ganas di Bayern Munich, Klose akhirnya memutuskan untuk melanjutkan karier di Liga Italia bersama Lazio pada musim panas 2011. Di Lazio pula Klose mengakhiri kariernya sebagai pesepakbola pada 2016.
Selama bermain untuk Lazio, Klose turut mengantarkan Le Aquile -julukan Lazio- meraih satu gelar yakni Coppa Italia. Selain meraih sejumlah gelar bergengsi di level klub, Klose juga memiliki deretan prestasi di level internasional.
Bersama Timnas Jerman, Klose tampil di empat edisi Piala Dunia yakni 2002, 2006, 2010, dan 2014. Dirinya juga menjadi bagian dari kesuksesan Der Panzer dalam meraih trofi Piala Dunia 2014 di Brasil.
Bahkan, Klose juga menjadi top skor sepanjang masa pada ajang sepakbola empat tahunan itu. Tercatat, Miroslav Klose mengoleksi 16 gol dari 24 pertandingan di Piala Dunia.
(Dimas Khaidar)