BOGOR – Pelatih Arema FC, I Putu Geda Santoso sedang kebingungan jelang menghadapi Persib Bandung di pekan ke-26 Liga 1 2022-2023. Sebab ia menilai saat ini tim berjuluk Singo Edan sedang mengalami masalah di lini depan yang sedang tampil melempem.
Sejauh ini produktivitas lini depan Arema FC memang masih kurang baik. Dari 23 laga yang sudah dimainkan, Arema cuma bisa mencetak 23 gol. Para pemain depan Arema justru hanya menyumbang 11 dari 23 fol tersebut.
Sementara sisanya gol dibagi merata di beberapa pemain. Top skorer Arema FC musim ini pun hanya mengoleksi 7 gol yakni Dedik Setiawan disusul oleh Abel Camara dengan 4 gol yang dilesakkan.
Melihat betapa tumpulnya lini depan Arema, I Putu Gede Santoso mengakui hal itu jelas menjadi masalah jelang melawan Persib di Stadion Pakansari, Bogor. Apalagi secara kondisi fisik pemainnya dinilai kurang ideal dan belum berada di performa puncaknya.
"Jadi Saya melihat itu bukan hanya Abel juga, Rafli juga, Dedik ada sedikit. Enggak semua kondisi fisik baik, kondisi fisik mereka yang istilahnya saya lihat, tim ini nggak ideal untuk ikut kompetisi," ucap I Putu Gede Santoso, jelang laga Persib vs Arema, Kamis (23/2/2023).
Dari sanalah Putu Geda memiliki data pemainnya hanya bermain konsisten hingga menit 60-70 saja, selebihnya itu yang menjadi pekerjaan rumah bagi tim kepelatihan untuk disempurnakan. Hal itu yang membuatnya menekankan selalu kepada seluruh pemain Arema FC harus siap dimainkan, tak peduli pemain bintang, pemain berpengalaman, atau pemain muda sekalipun.