KISAH pesepakbola legenda Andriy Shevchenko sang keranjang pembawa trofi asal Ukraina menarik untuk dibahas. Penggemar sepakbola dunia pasti tak asing dengan legenda satu ini.
Penyerang asal Ukraina ini diketahui menjadi pemain yang sukses membela AC Milan. Bagaimana tidak, Andriy Shevchenko berhasil membawa Rossoneri (julukan AC Milan) melaju ke final Liga Champions 2002-2003.
Keitka itu, AC Milan berhadapan dengan tim asal Italia lainnya, Juventus. Pertandingan berakhir 0-0 selama 120 menit. Alhasil, pertandingan harus dilanjutkan lewat adu penalti.
Di babak adu penalti, Andriy Shevchenko kedapatan mengambil tembakan terakhir untuk AC Milan. Pemain asal Ukraina itu berhasil mengeksekusi bola dengan baik hingga menjebol gawang Gianluigi Buffon.
Dari situ namanya kian melesat. Namun sebenarnya, Andriy Shevchenko sudah lama menapaki karier sebagai pesepakbola.
BACA JUGA:Bantu Korban Perang di Ukraina, AC Milan Galang Dana dengan Jual Jersey Replika Andriy Shevchenko
Ia mengawali karier bersama dengan Dynamo Kyiv pada 1994, ia langsung menjadi bagian dari tim utama. Sheva (sapaan akrab Shevchenko) cukup sering mencetak gol untuk timnya.
Puncak kariernya bersama Dynamo Kyiv akan selalu diingat dengan hattrick babak pertama yang dicetaknya saat melawan Barcelona di babak penyisihan grup Liga Champions 1997-1998. Ketika itu Dynamo Kiev menang dengan skor 4-0 atas Barcelona.