ADA 7 pembelian pesepakbola flop di era Sir Alex Ferguson saat jadi pelatih di Manchester United. Meski mendapat predikat pelatih terbaik sepanjang masa, Ferguson juga kerap melakukan kesalahan dalam merekrut pemain.
Manchester United benar-benar berada dalam masa jayanya saat dinakhodai Sir Alex Ferguson. Dalam podcast Top 10 MOTD, legenda Alan Shearer dan Ian Wright setuju bahwa Ferguson merupakan pelatih terhebat. Ia adalah pembuat keputusan yang baik di Manchester United.
Namun tak jarang pula Ferguson membuat kegagalan dalam pembelian pemain. Tercatat ada 7 pembelian pesepakbola flop di era Sir Alex Ferguson saat jadi pelatih di Manchester United.
7. Kleberson
Manchester United mendatangkan Kleberson pada tahun 2003 setelah Brasil memenangkan Piala Dunia 2002. Selain Manchester United, ada Leeds United, Celtic, dan Barcelona yang tertarik dengan Kleberson.
Komunikasi yang buruk membuat Kleberson kesulitan beradaptasi di Manchester United. Ia tidak bisa menunjukkan bakatnya seperti saat berada di Atlético Paranaense. Dia juga sering mengalami cedera yang membatasi menit bermainnya.
6. Massimo Taibi
Massimo Taibi jadi pembelian pesepakbola flop di era Sir Alex Ferguson selanjutnya. Karier Taibi awalnya berjalan lancar. Ia bahkan mendapat gelar Man of the Match.
Namun, setelah berhadapan dengan Southampton performanya tak kembali stabil. Taibi dipinjamkan ke Reggina dan tak pernah kembali ke MU lagi.
5. Wilfried Zaha
Sebelum pensiun, Ferguson mendatangkan Wilfried Zaha pada 26 Januari 2013. Pemain berusia 20 tahun itu menandatangani kontrak dengan MU seharga 15 juta pound (Rp281,535).
Kemampuan Wilfried Zaha saat berseragam Crystal Palace kasta kedua Liga Inggris mencuri perhatian Ferguson. Namun saat ia gabung MU, Ferguson sudah tidak di sana. Suksesor Ferguson, David Moyes, tidak menyukai Wilfried Zaha yang akhirnya gagal.