Meski selalu kalah telak, Hendra Azam dan rekan-rekannya terus berupaya meningkatkan kemampuan. Pihaknya juga sadar bahwa di Grup A Piala AFF 2022 dipenuhi tim-tim kuat saat ini.
"Yang jelas teman-teman mulai berani. Kami akan mencoba untuk mencetak gol lagi," kata pemain berusia 34 tahun itu.
Hendra mengakui jika Timnas Indonesia datang dengan kekuatan penuh. Untuk itu, pihaknya harus benar-benar siap untuk menghadapi anak asuh Shin Tae-yong. Apalagi Timnas Indonesia diperkuat beberapa pemain naturalisasi seperti Jordi Amat dan Marc Klok.
Sementara itu, pelatih Brunei Darussalam Mario Rivera mengaku sudah menyiapkan tim dengan baik. Pihaknya sadar laga melawan Timnas Indonesia merupakan laga yang berat bagi tim yang baru saja kembali ke Piala AFF setelah 26 tahun absen.
"Bisa berada di Piala AFF 2022 adalah kesuksesan. Kita perlu menggunakan turnamen ini untuk mengembangkan pemain. Jika ada yang mengira kami bisa menang melawan Thailand, atau mengalahkan Filipina tiga hari setelah melawan Thailand, dengan terbang ke Filipina dan bermain di rumput sintetis, orang itu pasti tidak tahu apa-apa soal sepakbola," kata Marco Rivera.
"Saya bangga dengan pemain kami, tetapi suporter harus realistis. Pemain kami belum sanggup tampil 90 menit dalam intensitas tinggi." pungkas Mario Rivera.
Sekadar menginformasikan, Brunei Darussalam saat ini berada di dasar klasemen Grup A Piala AFF 2022 lantaran belum mengoleksi satu pun poin. Sementara Timnas Indonesia bertengger di urutan ketiga dengan mengantongi tiga poin dan hanya kalah jumlah selisih gol dari Thailand dan Filipina yang masing-masing duduk di posisi pertama dan kedua.
(Dimas Khaidar)