Selain itu, Walid Regragui mengatakan bahwa seluruh masyarakat Maroko saling bersatu mendukung tim asuhannya. Solidaritas kuat tersebut dianggap menjadi senjata tersendiri bagi tim berjuluk Singa Atlas.
“Orang-orang mengidentifikasi dengan kami dan kami menyatukan orang-orang Maroko. Itu lebih penting daripada uang dan gelar, tapi kami di sini untuk memenangkan pertandingan dan melaju sejauh mungkin di turnamen ini,” tuturnya.
Regragui sangat yakin tim asuhannya bisa membuat Bruno Fernandes dan kolega kewalahan. Apalagi menurutnya, Maroko sudah terbiasa menghadapi tim-tim tangguh sejak sebelum bergulirnya Piala Dunia 2022.
“Kami menghormati Portugal, mereka memiliki striker hebat. Tapi mereka tahu kami akan menjadi tantangan,” ujarnya.
“Kami terbiasa melawan tim elit. Kami punya rencana dan kami akan mencoba membuat kejutan, tapi kami harus fokus pada diri sendiri dan menjadi lebih baik seiring berjalannya pertandingan,” tutupnya.
(Dimas Khaidar)