Uniknya, dari hukuman itulah justru terlihat bahwa Hudzaifah lebih potensial bermain di posisi tersebut yang akhirnya terus dipertahankan sampai sekarang.
“Di posisi bek itu justru saya beberapa kali terpilih sebagai pemain terbaik dan Aspire Academy melihat dan tertarik merekrut saya,” ujar Hudzaifah kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (8/12/2022).
Hudzaifah bercerita, di Aspire Academy dirinya digenjot latihan fisik yang sangat intens. Selain latihan di lapangan, dia juga mendapatkan ilmu pemahaman taktik di kelas.
“Di kelas, saya diajarkan tentang taktik dan cara bermain bersama tim,” tutur Hudzaifah.
Saat ini, Hudzaifah masuk tim U-14 Aspire Academy. Dalam beberapa tahun ke depan, pemain potensial ini bukan tak mungkin akan kembali dipanggil Timnas Qatar kelompok umur.
Masih belum lekang dalam ingatan bagaimana anak Indonesia bernama Abdurrahman Iwan yang tak masuk radar PSSI. Imbasnya, PSSI kalah cepat dengan Timnas Qatar U-17 yang memanggilnya.
Ironisnya, di waktu bersamaan, Abdurrahman Iwan berhasil membawa Qatar lolos Piala Asia U-17, sementara Timnas Indonesia U-17 asuhan Bima Sakti gagal melaju.
(Rivan Nasri Rachman)