Atas kegigihan anak buahnya, Hajime Moriyasu tak sependapat bahwa timnya dalam tekanan tinggi. Baginya itu sekadar takdir yang sudah terlewat.
“Saya pikir kami tidak kalah akibat tekanan. Para pemain yang sudah tampil selama 120 menit dan melaksanakan penalti, sudah bermain dengan sangat berani,” kata Hajime Moriyasu dikutip Reuters.
Hajime Moriyasu tak menyangkal jika para pemain Jepang mendapat tekanan. Namun, ia menganggap penggawanya sudah mengatasi tekanan dengan baik, meski akhirnya kalah.
“Saya ingin memberikan mereka pujian, atas kerja kerasnya. Mereka sudah bermain dengan baik di bawah tekanan besar. Tentu, kami ingin menang dan hasilnya disayangkan. Tetapi, itu tidak menghapus kerja keras para pemain,” ujarnya.
(Hakiki Tertiari )