DOHA - Jelang menghadapi Tim Nasional (Timnas) Amerika Serikat (AS) di laga pamungkas Grup B Piala Dunia 2022, ada kabar kurang mengenakan terdengar dari pemain Iran. Sebab keluarga pemain Timnas Iran terancam terkena hukuman penjara jika para penggawa Tim Melli –julukan Timnas Iran– menolak menyanyikan lagu kebangsaaan.
Selain Jerman, Iran menjadi salah satu peserta Piala Dunia 2022 yang diselimuti isu politik. Ketika menjalani laga perdana kontra Inggris pada 21 November 2022 yang lalu, Alireza Jahanbakhsh dan kolega menolak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum laga dimulai.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada pengunjuk rasa di negara asal mereka. Sebagai informasi, aksi protes merebak di berbagai penjuru Iran menyusul kematian wanita Kurdi bernama Mahsa Amini, di dalam penjara.
Amini ditahan karena dinilai melanggar aturan berpakaian. Wanita berusia 22 tahun itu pun tewas di dalam tahanan pada 16 September 2022 silam.
Akibat menolak menyanyikan lagu kebangsaan, pemain Iran mendapat ancaman dari pemerintah mereka jika mengulangi tindakan yang sama di laga vs Amerika Serikat. Adapun laga itu akan dihelat di Al-Thumama Stadium, Doha pada Rabu 30 November 2022 pukul 02.00 WIB.
Dilansir Mirror, Jika anak asuh Carlos Queiroz tidak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum kick-off, maka keluarga mereka akan dipenjara. Selain itu, pihak keluarga pemain juga akan disiksa di dalam penjara, hal yang sama seperti yang dialami Amini.