GARA-GARA Federasi Sepakbola Dunia (FIFA), Timnas Indonesia gagal ambil bagian di Piala Dunia 2018. Tidak lolosnya Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2018 bukan karena kualitas tim yang buruk, melainkan sanksi yang diberikan FIFA kepada PSSI saat itu.
FIFA menjatuhkan sanksi kepada PSSI karena campur tangan pemerintah saat itu, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Pada 17 April 2015, Kemenpora membekukan PSSI karena tidak mendengar saran dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).
Setelah melakukan verifikasi kepada 18 klub peserta Liga Indonesia 2015, BOPI menyatakan ada dua klub yang tidak lolos verifikasi, yakni Arema Cronus dan Persebaya Surabaya. BOPI melarang kedua klub di atas ambil bagian di Liga Indonesia 2015 karena berstatus kepemilikan ganda.
Namun, imbauan itu tidak digubris PSSI. PSSI tetap menyertakan Arema Cronus dan Persebaya Surabaya sebagai kontestan Liga Indonesia 2015. Singkat kata, Kemenpora langsung membekukan PSSI pada 17 April 2015.
Campur tangan pemerintah di atas membuat FIFA geram. FIFA pun mencabut keanggotaan PSSI selaku Federasi Sepakbola Indonesia. Akibat pencabutan itu, Timnas Indonesia maupun klub-klub Tanah Air dilarang mentas di berbagai turnamen garapan AFC maupun FIFA.
Larangan itu yang membuat Timnas Indonesia gagal ambil bagian di babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia. Saat itu, Timnas Indonesia tergabung di Grup F bersama Thailand, Vietnam, Taiwan dan Irak.