KISAH pilu Jean-Pierre Adams, mantan pemain PSG yang koma selama 39 tahun hingga meninggal dunia. Jean-Pierre Adams mengembuskan napas terakhirnya pada 6 September 2021.
Jean-Pierre Adams merupakan bek tangguh yang pernah membela PSG dalam rentang waktu 1977 hingga 1979. Lahir di Senegal, Adams memulai karier menjadi pesepakbola profesional bersama Entene BFN.
Dia kemudian hijrah ke Nimes pada 1970 dan meniti karier di sana selama 3 tahun. Pada 1973, Jean-Pierre Adams bermain untuk Nice. Lalu, barulah pada 1977, pesepakbola yang lahir pada 10 Maret 1948 itu dikontrak PSG.
Nasib buruk kemudian dialami Adams pada 1982. Dia mengalami cedera ligamen yang pecah. Jean-Pierre Adams pun harus menjalani serangkaian operasi lutut.
BACA JUGA: Soal Peluang Berkarier sebagai Pelatih, Ini Jawaban Lionel Messi
Lalu, dalam proses penyembuhan cederanya, Adams menjadi korban malpraktik kala menjalani salah satu operasi pada lututnya. Ada kesalahan fatal yang dilakukan seorang ahli anestesi di rumah sakit di Lyon.
Kala itu, Adams mendapat obat yang justru membuat otaknya mengalami kerusakan. Adams pun kekurangan oksigen, mengalami serangan jantung, hingga akhirnya koma.
BACA JUGA: Hubungan dengan PSG Kian Renggang, Kylian Mbappe Disebut Bakal Hengkang di Awal Tahun 2023!
Istri Adams, Bernadette, dengan setia merawat sang suami tercinta yang mengalami koma sejak 1982. Kala itu, Adams diketahui berusia 34 tahun.
Dalam sebuah wawancara yang dikutip dari Sportbible, Bernadette bercerita bahwa dirinya selalu berusaha memberikan perawatan terbaik untuk Jean-Pierre Adams. Dia pun selalu memakaikan Adams pakaian bagus, menyemprotkan wewangian ke kamar rawat juga agar selalu wangi.
"Kami membeli hadiah seperti kaus karena saya mendandaninya di tempat tidurnya - dia berganti pakaian setiap hari,” kata Bernadette dalam sebuah wawancara beberapa tahun lalu.
“Saya membelikan barang-barang agar dia bisa memiliki kamar yang bagus, seperti seprai yang cantik, atau beberapa wewangian,” lanjutnya.
Tak hanya setia merawat Jean-Pierre Adams, Bernadette juga terus memperjuangkan keadilan untuk sang suami tercinta yang terkena malpraktik. Dia mengajukan gugatan hukum agar pihak medis yang membuat suaminya menjadi koma itu dijerat hukum.
Gugatan yang diajukan Bernadette pun berbuah manis. Dokter dan semua orang yang terlibat dalam kesalahan penanganan medis Jean-Pierre Adams dijerat hukum.
Namun, nyawa Jean-Pierre Adams tetap tak bisa diselamatkan. Sang legenda PSG itu pun akhirnya mengembuskan napas terakhirnya usai koma selama 39 tahun.
Kepergiannya tentu saja memberi duka mendalam bagi dunia sepakbola, termasuk PSG. Mengingat, kiprahnya yang luar biasa selama bermain di sana.
Jean-Pierre Adams sendiri tercatat membela PSG dalam 41 laga dan berhasil mencetak satu gol. Setelah itu, dia pindah ke Mullhouse dan pensiun di usia 33 tahun.
"6 September, Paris Saint-Germain kehilangan salah satu mantan pemainnya yang gemilang - bek Rouge et Bleu dan tim Prancis, Jean-Pierre Adams, yang mengenakan seragam Paris dari 1977 hingga 1979,” tulis akun twitter resmi PSG kala mengabarkan kepergian Jean-Pierre Adams.
(Djanti Virantika)