AIRLANGGA Hartarto minta pertanggungjawaban Panpel Arema FC vs Persebaya Surabaya atas kerusuhan di Stadion Kanjuruhan. Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tersebut, panita patut diminta pertanggungjawaban.
Masih belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas kerusuhan yang pecah di Stadion Kanjuruhan dalam laga lanjutan Liga 1 2022-2023. Dalam tragedi ini, setidaknya 125 orang meninggal dunia.
"Seluruh panitia yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban," ujar Airlangga di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/10/2022).
Airlangga pun menyampaikan rasa duka citanya atas kerusuhan yang terjadi di Malang tersebut.
"Dan tentunya meminta kepada pemda utk menangani secara baik dan kejadian ini kan kejadian luar biasa dan juga menjadi perhatian dunia," jelasnya.
Airlangga meminta bahwa kerusuhan di Malang tersebut harus menjadi catatan bagi bahwa keamanan dan keselamatan menjadi unsur utama bagi setiap penyelenggaraan pertandingan apa pun.
"Karena kita kan sebetulnya siap dengan berbagai protokol dan liga ini dimulai dengan tanpa penonton. Artinya kita kembangkangan secara gradual. Namun, sangat disayangkan dan tentu ini kejadian terjadi di Malang," kata Airlangga.
"Jadi sekali lagi tentunya kami berharap kejadian ini tidak terulang lagi," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( Menko PMK ) Muhadjir Effendy menyatakan, total korban meninggal dan luka-luka akibat tragedi Kanjuruhan sebanyak 448 orang. Rinciannya 125 orang meninggal dunia, 21 luka berat, dan 302 luka ringan.