PERTANDINGAN uji coba antara PSPS Pekanbaru vs Kelantan FC batal digelar karena uang keamanan Rp40 juta. Hal itu disampaikan oleh pihak PSPS Pekanbaru, yang kedapatan mengunggah postingan di Instagram resmi mereka, @pspsriau.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya, PSPS Pekanbaru akan menggelar pertandingan persahabatan dengan klub sepakbola asal Malaysia, Kelantan FC. Namun, pertandingan yang sejatinya digelar di Stadion Utama Riau, Pekanbaru terkendala.
Pihak PSPS Pekanbaru melalaui akun resmi instagram @pspsriau dituding meminta jatah uang keamanan sebesar Rp 40 juta. Postingan itu ditulis pihak PSPS Pekanabru kecewa atas sikap keamanan setempat, dalam hal ini Polresta Pekanbaru, yang meminta uang keamanan Rp 40 juta.
"Polresta Pekanbaru meminta Rp40 juta untuk biaya keamanan pertandingan sepakbola antara PSPS Riau dan Kelantan FC," tulis keterangan pihak klub di laman Instagram @pspsriau.
Dalam postingan itu dijelaskan bahwa pihak Polresta Pekanbaru meminta PSPS Pekanbaru menghadap. Pihak PSPS Pekanbaru diminta untuk menyelesaikan uang keamanan Rp40 juta.
Mereka meminta uang Rp40 juta sebelaum laga. Padahal menurutnya, PSPS Pekanbaru sudah mendapat izin keamanan untuk menyelenggarakan pertandingan uji coba itu pada 8 Juli 2022.
Atas hal tersebut, PSPS Pekanbaru sangat menyayangkan pihaknya harus membayar uang Rp40 juta. Sebab demikian, PSPS Pekanbaru meminta maaf kepada fans karena tidak bisa menyelesaikan pertandingan sepakbola antar dua negera itu.
Terkait hal tersebut, pihak Polresta Pekanbaru, melalui Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Hengki membantah tudingan itu. Ia pun buka suara terkait postingan yang diunggah oleh PSPS Pekanbaru.
"Tidak ada seperti yang disebut dalam tulisan tersebut.Mereka baru menjelaskan kegiatan pertandingan tadi pagi di Polresta kepada Kabagops. Itupun setelah dipanggil Kabagops baru datang ke Polresta. Semestinya sesuai ketentuan dalam surat izin nya 7x24 jam sebelum pertandingan telah menjelaskan rencana kegiatan pertandingan tersebut, sehingga Polresta tidak terkesan didadak untuk kesiapan pengamanan," ucap Wakapolresta Pekanbaru AKBP Hengki.
(Hakiki Tertiari )