BAYERN Munich membuka kantor barunya di Bangkok, Thailand, pada hari ini, Rabu (1/6/2022). Ini merupakan kantor ketiga Bayern yang berada di luar Jerman.
Kantor ini akan dipimpin oleh Maximilian Haschke. Nah, Okezone secara eksklusif mewawancarai Maximilian perihal sepak terjang Bayern yang melebarkan sayap ke Asia Tenggara.
Perlu diketahui, Bayern sebelumnya membuka kantor di New York (Amerika Serikat, 2014) dan Shanghai (China, 2017). Tujuan pendirian kantor-kantor di luar Jerman adalah untuk kontak langsung dengan orang-orang yang mencintai sepakbola, mengembangkan kemitraan, dan memperluas kemitraan yang ada guna promosi sepakbola usia muda.
Selain itu, kantor Bangkok ini juga mempermudah Bayern untuk menjangkau penggemar di Asia Tenggara serta India dan Oseania. Ini merupakan salah satu langkah besar dari raksasa Jerman tersebut.
Ada target jangka pendek dan panjang yang ingin Bayern capai dengan kantor di Bangkok. Jangka pendek tentu saja berkaitan dengan penggemar dan jangka panjang berhubungan dengan pengembangan pemain-pemain muda.
“Target jangka pendek kami, pertama, kami ingin menyentuh basis (di Asia Tenggara), untuk menunjukkan diri kami di masyarakat, kami ingin berkomunikasi secara teratur, menunjukkan kami sekarang di sini. Jadi, kami bisa lebih dekat dengan para penggemar kami (di Asia Tenggara),” kata Maximilian dalam wawancara eksklusif dengan Okezone, Rabu (1/6/2022).
“Kami juga memiliki partner, baik dalam hal komersial maupun olahraga. Kami ingin memberikan hadiah ini, apalagi setelah tidak ada ajang (olahraga) besar dalam beberapa waktu terakhir (karena pandemi Covid-19). Kami ingin kampanye dan berinteraksi dengan para penggemar di sini (Thailand), semoga bisa juga di Indonesia,” ungkap Maximilian.
“Tentu saja, ini tidak hanya soal berinteraksi dengan para penggemar, tetapi juga hubungan dengan organisasi lain, seperti klub dalam hal olahraga dan federasi dari pasar lain. Dalam jangka panjang, kami ingin mendukung pengembangan pemain muda untuk memunculkan talenta muda dari sana. Ketika kami datang ke sebuah negara, kami berusaha menciptakan generasi emas dan mengembangkan talenta muda, jadi ini adalah perjalanan panjang,” ujarnya.