Pada uji coba pertama menghadapi Andong Science College, Firza diplot sebagai starter. Dia didapuk sebagai bek kiri, dalam formasi 4-2-3-1, bersama Bagas Kaffa, Fachrudin Aryanto, dan Rizky Ridho.
Racikan ini belum begitu sempurna, meski Garuda Muda menang 4-2. Kecolongan dua gol oleh kesebelasan Universitas perlu disoroti. Kemudian, pada laga uji coba kedua, Ilham Rio Fahmi dicoba untuk menggantikan tempat Firza sebelumnya.
Lagi-lagi, barisan pertahanan tim Merah-Putih kecolongan dua gol hingga harus pasrah kalah 0-2 dari Pohang Steelers. Kemudian kekhawatiran muncul saat kalah di uji coba terakhir melawan Daejon Citizen dengan skor 2-3.
Pada pertandingan itu, Shin Tae-yong mencoba menggunakan formasi tiga bek sejajar 3-4-2-1. Firza bersama Asnawi mengisi posisi gelandang kanan. Gunanya, agar skuad Garuda Muda lebih kuat ketika bertahan, dengan menggunakan lima bek.
Namun upaya itu masih gagal karena tetap kalah dengan kecolongan tiga gol. Tentu semua berharap agar Shin Tae-yong sudah menemukan cara jitu untuk memperkuat barisan pertahanannya.
Pasalnya, Timnas Indonesia U-23 sendiri bakal bersua Vietnam di laga pembuka cabang olahraga (cabor) sepak bola SEA Games 2021. Tim besutan Shin Tae-yong itu akan berhadapan dengan tuan rumah pada 6 Mei mendatang.
(Hakiki Tertiari )