4 Kisah Indisipliner Pemain Timnas Indonesia yang Hancurkan Kariernya Sendiri, Nomor 1 Runner Up Top Skor Piala AFF 2002

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 20 April 2022 20:41 WIB
Berikut 4 kisah indispliner pemain Timnas Indonesia yang hancurkan kariernya sendiri. (Foto: Instagram/@zaenalarief96)
Share :

SEBANYAK 4 kisah indispliner pemain Timnas Indonesia yang hancurkan kariernya sendiri akan dibahas dalam artikel ini. Sejatinya, nama-nama pemain di bawah ini memiliki prospek yang bagus bersama Timnas Indonesia

Namun, karena kesalahan yang dibuat, karier mereka pun meredup. Meski ada beberapa yang mencoba bangkit, tetap saja tak ada yang kembali ke performa terbaiknya. Lantas, siapa saja pemain yang dimaksud?

Berikut 4 kisah indispliner Timnas Indonesia yang hancurkan kariernya sendiri:

4. Mochamad Yudha Febrian


Shin Tae-yong tiba-tiba mencoret dua pemain sekaligus, salah satunya Yudha Febrian. Hal itu tepatnya saat Timnas Indonesia U-19 bersiap berangkat ke Spanyol pada medio Desember 2020.

Pemain ini dicoret ini bukan karena performanya yang buruk, melainkan karena sikapnya. Eks fullback kiri andalan Fakhri Husaini dicoret karena telat datang latihan, efek pergi dugem pada malam harinya.

"Dua pemain yakni Serdy dan Yudha telah melakukan tindakan indisipliner yang berat. Untuk itu, kami langsung memulangkan mereka," kata Shin Tae-yong mengutip dari laman resmi PSSI.

Akibat aksi indispliner di atas, Yudha Febrian sempat dimasukkan sang klub, Barito Putera, ke pesantren. Namun, karena sempat melakukan aksi pelecehan terhadap perempuan, Yudha Febrian dicoret Barito Putera. Sempat gabung Persik Kediri di Liga 1 2021-2022, pemain yang satu ini lagi-lagi dipecat.

3. Titus Bonai


Titus Bonai dicoret pelatih Timnas Indonesia U-23 pada 2011, Alfred Riedl, karena ketahuan mabuk, baik itu di Hong Kong dan Jakarta. Alhasil, Titus Bonai dicoret dari Timnas Indonesia U-23 racikan Riedl.

Ketika tampuk kepelatihan dipegang Rahmad Darmawan beberapa bulan setelahnya, Titus Bonai kembali diandalkan dan membawa skuad Garuda Muda merebut perak SEA Games 2011. Hanya saja, karena aksi indispliner yang dilakukan berulang-ulang, karier Tibo stuck. Sekarang di usianya yang ke-33 tahun, Tibo berstatus tanpa klub.

2. Serdy Ephy Fano

Serdy Ephy Fano pernah dicoret dari pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 yang dipimpin Shin Tae-yong karena telat datang latihan efek dugem. Tercatat, pemain Borneo FC ini dua kali dicoret Shin Tae-yong.

Momen pertama terjadi medio Agustus 2020. Saat itu, Serdy Ephy Fano dan Ahmad Afhridrizal gagal ikut pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Kroasia karena melakukan tindakan indispliner.

"Kedua (Serdhy dan Yudha) pemain sudah dikeluarkan karena indisipliner. Mereka dugem hingga dini hari dan latihan pagi terlambat. Mereka sudah dicoret dan bukan lagi bagian dari Timnas U-19," kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Ucapan Mochamad Iriawan mengindikasikan PSSI takkan pernah lagi memanggil Serdy Ephy Fano ke skuad Garuda.

1. Zaenal Arief

Zaenal Arief dicoret dari Timnas Indonesia jelang skuad Garuda menghadapi Korea Selatan di laga pamungkas fase grup Piala Asia 2007. Ia dicoret karena pulang ke hotel larut malam, yakni melewati jam yang ditentukan pelatih Timnas Indonesia saat itu, Ivan Kolev, yakni pukul 22.00 WIB.

Setelah pencoretan itu, Zaenal Arief tak pernah lagi dipanggil untuk membela Timnas Indonesia. Padahal, sebelumnya ia merupakan juru gedor Timnas Indonesia saat skuad Garuda finis runner-up di Piala AFF 2002. Di ajang tersebut, Zaenal Arief finis sebagai runner-up top skor dengan koleksi enam gol.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya