JAKARTA - Asisten pelatih Bali United U-18, Sandhika Pratama mengaku tetap senang dengan pencapaian timnya di ajang International Youth Championship (IYC) 2021 sekali pun mengakhirinya sebagai juru kunci. Menurut Sandhika turnamen tersebut sudah memberikan banyak pelajaran untuk para pemain Bali United U-18 yang selanjutnya akan tampil di ajang Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-18 2022.
Sekadar informasi, penampilan Bali United U-18 selama di IYC 2021 selalu berakhir dengan kekecewaaan karena mereka menelan kekalahan dari tiga laga yang sudah dimainkan. Pada laga terakhirnya, yakni pada Minggu 17 April 2022, mereka dikalahkan Barcelona U-18 dengan skor telak 0-4.
Blaugrana muda mencetak gol melalui Nil Caldero Soteres (44’), Jan Molina Vilaseca (75’), dan dua gol dari Jorge Javier Espinal Diaz (9’ dan 69’).
Kekalahan ini membuat Serdadu Tridatu muda berakhir di juru kunci grup dengan poin nihil. Lebih parahnya lagi, mereka belum pernah mencetak satu gol pun di laga ini.
Asisten pelatih Bali United U-18, Sandhika Pratama mengambil sisi positif dari tren tersebut. Satu di antaranya turnamen ini menjadi pelajaran berharga bagi para pemain.
Apalagi mereka akan menempuh musim baru Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 2022. Kompetisi yang musim 2021 kemarin mereka juarai tersebut akan digelar di kisaran akhir tahun ini.