SEBANYAK 5 pesepak bola ternama yang hidupnya lebih tenang setelah menjadi mualaf akan dibahas dalam artikel ini. Sejumlah pesepak bola memilih pindah keyakinan karena berbagai alasan.
Setelah memeluk agama Islam, ketenangan hati pun mereka dapatkan. Lantas, siapa saja pesepak bola yang dimaksud?
Berikut 5 pesepak bola ternama yang hidupnya lebih tenang setelah menjadi mualaf:
5. Eric Abidal
Bagi Anda fans Barcelona pasti tak asing dengan sosok Erick Abidal. Selain pernah mentas sebagai pemain Barcelona, Eric Abidal juga pernah menjabat posisi Direktur Olahraga Barcelona.
Eric Abidal yang mengantarkan Barcelona merebut treble winner pada 2008-2009, memeluk mualaf setelah menikahi seorang perempuan beragama Islam Bernama Heyet Kebir pada 2007.
“Semua prosesnya natural. Memilih pindah ke Islam bukan karena istri saya, tapi hadiah yang tiba-tiba muncul. Itu benar-benar terjadi bagi saya. Mengikutinya dan membuat saya sangat senang. Saya memeluk Islam dengan sepenuh hati saya," kata Abidal.
4. Nicolas Anelka
Nicolas Anelka memutuskan menjadi mualaf pada 1996, atau setahun sebelum menjadi pesepakbola profesional. Dua tahun setelah menjadi pesepakbola profesional, Anelka menjadi pemain termahal dunia saat ditebus Real Madrid dari Arsenal senilai 30 juta euro.
“Menjadi muslim tidak mengubah hidup saya. Saya tetap menjadi orang yang adil dan punya nilai hidup. Apa yang membuat saya memilih islam karena saya merasa agama ini cocok untuk saya,” ucap Anelka, melansir dari Al Arabiya.
"Saya merasa lebih dekat dengan Tuhan dan itu membuat hidup saya menjadi lebih cerah. Saya punya keyakinan dari hati bahwa Islam adalah agam yang harus saya pilih,” lanjut Anelka.