“Itu juga mengejutkan karena menjadi juara Eropa musim panas ini dan kemudian melewatkan Piala dunia berikutnya agak aneh. Sedikit aneh. Tapi itu terjadi dan pada saat ini ada rasa frustasi yang besar di Italia,” lanjutnya.
Conte benar-benar tidak menyangka bahwa Italia harus melalui masa sulit seperti itu. Kendati demikian, dia menerima hasil tersebut. Karena menurutnya, di dunia sepakbola semuanya bisa terjadi.
“Seluruh negara sangat sedih karena kami melewatkan turnamen penting. Sepakbola di Italia adalah segalanya bagi kami. Kami hidup dengan sepakbola,” ungkapnya.
“Kami makan dari sepakbola, kami menghirup sepakbola dan untuk alasan ini melewatkan kesempatan untuk bermain di Piala Dunia adalah kekecewaan besar, tetapi kami tahu betul bahwa sepakbola tidak mudah ditebak,” pungkas Conte.
Sebagai tambahan informasi, Conte sendiri pernah menjadi pelatih Timnas Italia. Dirinya menjabat sebagai juru taktik pada peridoe 2014-2016, sebelum akhirnya minggat ke Chelsea pada pertengahan 2016.
(Hakiki Tertiari )