DIREKTUR Olahraga sekaligus Manajer Tokyo Verdy, Atsuhiko Ejiri, berencana mengirim perwakilan ke Indonesia. Hal itu dimaksudkan untuk memantau pemain-pemain Indonesia lain, yang nantinya bakal diboyong Tokyo Verdy menyusul Pratama Arhan.
Atsuhiko Ejiri membeberkan filosofi klub Tokyo Verdy pada acara press briefing pengenalan Pratama Arhan yang diadakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, Jumat (25/3/2022). Ia mengungkapkan Tokyo Verdy merupakan klub yang mengacu pada pembinaan pemain muda. Karena itulah, Pratama Arhan yang baru berusia 20 tahun digaet Tokyo Verdy.
“Sebagai kepala bagian penguatan, kami memiliki keinginan untuk membina pemain muda yang ada di Tokyo Verdy. Melakukan pembinaan pemain muda merupakan nilai jual yang baik bagi Tokyo Verdy,” kata Ejiri pada acara tersebut.
Ia tidak yakin pemain muda berbakat di Indonesia hanya Pratama Arhan seorang. Menurutnya, masih banyak pemain muda potensial di Indonesia yang layak menimba ilmu di klubnya.
Karena itu, Atsuhiko Ejiri mengatakan Tokyo Verdy berencana berkunjung ke Indonesia bersama tim pencari bakat dan analis data untuk memburu bakat-bakat muda potensial. Kunjungan tersebut rencananya dilakukan pada akhir 2022, tepatnya setelah bergulirnya Piala Dunia 2022.
“Justru dengan adanya penerimaan Arhan ke Verdy, kami memiliki keinginan untuk mengambil para pemain Indonesia ke depannya,” tambahnya.