"Mereka bisa memainkan kompetisi mereka sendiri, tidak ada yang melarang mereka. Tetapi jika mereka memainkan kompetisi mereka sendiri, mereka tidak dapat bermain di kompetisi kami," tegasnya.
Di sisi lain, Presiden Juventus, Andrea Agnelli dan Presiden Real Madrid, Florentino Perez, telah menyelesaikan rencana alternatif untuk melanjutkan proyek tersebut. Wacana itu disebut akan diluncurkan dalam acara Financial Times’ Business of Football Summit.
Proyek jilid dua Liga Super Eropa ini kabarnya akan berformat seperti UEFA Nations League. Nantinya, kemungkinan ada 24 klub yang akan mendapatkan tiket otomatis ke turnamen tersebut setiap musimnya.
Bila melihat usaha ketiga tim tersisa masih ngotot membangun Liga Super Eropa, maka dapat dipastikan baik Barcelona, Juventus, dan Real Madrid benar-benar sangat ingin turnamen tersebut tercipta.
(Rivan Nasri Rachman)