SEBANYAK 5 pemain kaya raya yang jatuh miskin akibat ulah sendiri menarik untuk diulas. Ya, sebagaimana diketahui, pemain sepakbola top dunia kerap mendapat gaji berlimpah ketika masih aktif bermain, karena kemampuannya.
Namun, tidak sedikit pesepakbola top dunia itu lupa akan masa jayanya yang tidak abadi. Usia makin bertambah, serta kemampuan yang mulai berkurang, membuat pesepakbola top dunia itu tidak mendapat kerpecayaan membela sebuah klub.
Ketika itu terjadi, pendapatan mereka pun mulai menurun. Bahkan, tak sedikit yang jatuh miskin, karena ulahnya sendiri ketika masih mendapat gaji menggiurkan, sampai lupa menabung untuk di masa tua.
Lantas, siapa saja pesepakbola yang jatuh miskin karena ulahnya sendiri? Berikut 5 pemain kaya raya yang jatuh miskin itu.
5. Celestine Babayaro
Celestine Babayaro adalah sosok populer generasi 90-an. Pemain keturunan Nigeria itu mempunyai berkarier yang cukup hebat. Ia banyak mentas di klub-klub Eropa. Di antaranya, Anderlecht, Chelsea, Newcastle United dan LA Galaxy.
Pemain berposisi bek kiri itu pernah mendapat bayaran 25 ribu euro (Rp 399 juta) per minggu di puncak kariernya. Namun, pada 2011, dia terlibat kasus hingga dibawa ke pengadilan oleh para kreditur akibat meminjam sejumlah uang besar.
4. David James
David James dikenal sebagai salah satu legenda Liga Inggris. Dia pernah mencetak rekor tidak kebobolan di Liga Inggris sebanyak 169 kali, sampai akhirnya itu dipecahkan oleh Petr Cech.
Namanya begitu melesat. Bahkan David James sempat bermain untuk klub besar di Inggris. Di antaranya, Liverpool, West Ham United, Aston Villa dan Manchester City.
Mantan penjaga gawang nomor satu Inggris itu sempat mendapatkan upah sebesar 20 juta euro atau sekira Rp 319 miliar. Namun, David James dinyatakan bangkrut pada 2014.
Ia harus menyelsaikan perceraian pada 2005. Saat itulah ia mulai di luar kendali, sampai diminta menjual aset olahraga oleh pengadilan.
Sebuah sepeda retro Raleigh Chopper, jersey yang ia kenakan saat Inggris menang 1-0 atas Argentina di Piala Dunia 2002 dan jersey Liverpool 1995-1996, termasuk barang-barang yang ia jual.