Okto semakin tidak berkembang di sepakbola saat membela Persewar Waropen pada 2019 yang tampil di Liga 2 musim 2019. Okto mendapat hukuman larangan bermain selama enam bulan dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Sanksi dijatuhkan karena dia menusuk perut wasit dengan gagang bendera saat laga Persewar melawan Mitra Kukar.
Selepas hukuman tersebut, pemain asal Jayapura itu dikontrak oleh Persiba Balikpapan untuk bermain di Liga 2 2020. Namun, baru sekali bermain, Liga 2 dihentikan karena pandemi Covid-19. Okto kemudian pulang kampung. Dia memilih menjadi neyalan untuk mengisi kesibukannya.
Pada September 2021, Okto mencari petualangan baru. Dia memilih ke dunia politik dengan bergabung ke Partai Gelombang Rakyat (Gelora), yang digagas Anis Matta dan Fahri Hamzah.
(Rachmat Fahzry)