AKUN Twitter @RusFootballNews membongkar dosa Ralf Rangnick selama menjabat sebagai Managing Director Sport and Communication bersama klub asal Rusia, Lokomotiv Moskow. Hal ini jelas menjadi alarm bagi Manchester United yang dalam waktu dekat menunjuk Ralf Rangnick sebagai pelatih interim.
Ralf Rangnick yang menjabat posisi tersebut sejak Juli 2021, pertama dinilai telah menggembosi skuad. Salah satu contohnya karena pria asal Jerman ini melepas gelandang berpengalaman, Grzegorz Krychowiak, ke klub Liga Rusia lain, Krasnodar.
(Ralf Rangnick calon pelatih Manchester United)
Akibat melepas Grzegorz Krychowiak, Lokomotiv Moskow kesulitan bersaing di jalur juara Liga Rusia 2021-2022. Saat ini hingga pekan ke-15, Lokomotiv Moskow duduk di posisi empat dengan 25 angka, terpaut delapan poin dari Zenit di puncak klasemen.
Kedua, Ralf Rangnick dinilai membuang-buang uang senilai 30 juta euro atau sekira Rp486,9 miliar pada musim panas 2021. Dibilang begitu karena pemain-pemain yang didatangkan gagal menampilkan performa optimal.
Ambil contoh Gyrano Kerk yang didatangkan dari FC Utrecht seharga 6 juta euro. Dari 15 penampilan bersama Lokomotiv Moskow musim ini, Gyrano Kerk baru mencetak satu gol!
Dosa ketiga Ralf Rangnick adalah mengangkat Markus Gisdol sebagai pelatih, sekaligus memecat pelatih sebelumnya, Marko Nikolic. Nuansa nepotisme pun muncul karena Markus Gisdol berasal dari Jerman, sama seperti Ralf Rangnick.