Meski Taliban Berkuasa, Sepakbola Afghanistan Tetap Bergulir

Rifqi Herjoko, Jurnalis
Senin 23 Agustus 2021 13:21 WIB
Sepakbola Afghanistan tidak terlalu terpengaruh oleh gejolak politik di negara tersebut (Foto: Instagram/@theaffofficial)
Share :

KABUL - Taliban kembali menguasai Afghanistan sejak pekan lalu. Gejolak politik pun terjadi di negara Timur Tengah tersebut. Akan tetapi, hal itu tidak memengaruhi sepakbola Afghanistan.

Pada umat 19 Agustus 2021, empat hari setelah Taliban memasuki Kabul, laga penentuan gelar Liga Kasta Kedua Afghanistan dihelat di Stadion Herat. Ratusan pendukung datang ke stadion untuk menyaksikan pertandingan.

Laga tersebut mempertemukan Attack Energy Club dan Herat Money Changers. Dalam pertandingan ini, Attack berhasil menang 1-0 berkat penalti Farzad Ataie. Atas hasil tersebut, mereka akan berlaga di Liga Primer Afghanistan 2021-2022, meskipun tanggal dimulainya kompetisi belum ditentukan.

Walau sepakbola lokal sempat diklaim dilarang selama pemerintahan Taliban atas Afghanistan antara 1996 dan 2001, hal itu nyatanya tidak terjadi kali ini. Carlos Igualada, penulis buku 'Terorisme dan Olahraga,' memberikan analisanya terhadap hal tersebut.

"Sepakbola adalah salah satu olahraga yang digunakan oleh rezim Taliban antara tahun 1996 dan 2001 untuk menarik warga. Olahraga ini menjadi alat yang berguna untuk menyampaikan pesan mereka kepada masyarakat," ujar Igualada dilansir dari Marca, Senin (23/8/2021).

BACA JUGA: Takut Diamuk Suporter, Wasit Keluarkan Pistol Usai Pertandingan

Kendati begitu, pertandingan berlangsung sesuai dengan aturan Taliban. Itu berarti, pemain yang melanggar hukum ini akan disanksi. Pada tahun 2000, sebuah tim dari Pakistan datang ke Afghanistan untuk tur musim panas. Salah satu pemain ditangkap dan dicukur kepalanya karena mengenakan celana pendek.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya