3. Alexis Sanchez
Alexis Sanchez lahir dari keluarga yang tidak mampu. Ketika kecil, Alexis Sanchez sudah ditinggal sang ayah, sehingga sang ibu yang menghidupi kehidupan sehari-hari mereka. Saat itu, sang ibu bekerja sebagai petugas kebersihan di tempat Alexis Sanchez bersekolah.
Tidak tega melihat ibunya bekerja, Alexis Sanchez kecil mulai bekerja sebagai pencuci mobil. Ia juga bekerja sebagai freestyler jalanan dan sering bertarung tinju demi mendapatkan pemasukan tambahan. Kerja keras yang tidak sia-sia, Sanchez kini telah tumbuh menjadi pesepakbola top dengan pernah membela Barcelona, Arsenal, Manchester United hingga Inter Milan.
2. Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic dikenal sebagai anak yang nakal. Ia gemar mencuri dan mabuk-mabukkan. Beruntung, skill bola yang dimiliki membuat Ibrahimovic sudah masuk tim senior Malmo ketika usianya baru 15 tahun.
Meski sudah mendapatkan pendapatan yang lumayan, Ibrahimovic berpikiran sepakbola bukanlah pilihan hidupnya. Alhasil, ia sempat bekerja di pelabuhan, sebelum akhirnya sang pelatih membujuknya untuk kembali menjadi pesepakbola. Keputusan yang tepat, Ibrahimovic tumbuh menjadi legenda Swedia dan sempat berstatus sebagai salah satu penyerang terbaik dunia.