Sementara itu, Eduardo menilai Inggris hanya mengandalkan kemampuan individua. The Threee Lions -julukan Inggris- mamang memiliki pemain-pemain dengan kualitas dan kecepatan, seperti Raheem Sterling, Bukayoko Saka, Jodan Sancho, hingga Jack Grealish.
"Inggris mengandalkan intensitas pemain dan kemampuan individu pemain, bedanya dengan Italia, bagi saya Italia lebih taktikal, lebih teknikal, sementara Inggris lebih menggunakan kemampuan individu pemain," tutur pelatih berusia 43 tahun ini.
Namun, Eduardo tak berani memprediksi mengenai skor akhir final Piala Eropa 2020. Dia memprediksi pertandingan bakal berjalan alot.
Detail kecil diprediksi akan menjadi pembeda dalam pertandingan ini. Tidak menutup kemungkinan, bahwa pemenang pertandingan akan ditentukan pada perpanjangan waktu atau bahkan babak adu penalti.
(Rachmat Fahzry)