Bagi Forsberg, hal inilah yang menjadi pemicu kekalahan Swedia. Permainan diakui menjadi lebih sulit ketika kehilangan satu pemain. Kini, Fossberg merasa sangat kecewa.
”Tentu saja, sulit untuk bermain di babak tambahan waktu dengan kondisi kalah jumlah pemain. Kami berjuang sebagai tim dan berjanji untuk tidak menyerah,” ujar Forberg, sebagaimana dikutip dari Goal Internasional, Rabu (30/6/2021).
“Kemudian, dengan permainan terakhir, umpan silang dan sundulan, mereka mencetak gol. Ini sangat sulit,” lanjutnya.
“Saya lebih suka mencetak nol gol dan melihat kami maju. Saya sangat sedih. Kami memiliki tujuan yang lebih besar dari ini,” tukas gelandang berusia 29 tahun itu.
(Ramdani Bur)