Tak hanya itu, skema serangan balik yang diberlakukan selama menggunakan formasi ini juga membuat Portugal bertekuk lutut. Cristiano Ronaldo cs kalah dengan skor 2-1 di babak kualifikasi Piala Eropa 2020.
Terbaru, Ukraina mampu mengalahkan tim berpredikat juara Piala Dunia, Spanyol dalam ajang Liga Negara (Nations League). Mereka menang 1-0 melalui kaki Viktor Tsyhankov juga lewat skema serangan balik.
Meski memiliki tren bagus tersebut, Shevchenko justru menilai bahwa itu semua bukan pengaruh dari formasi yang diterapkan. Melainkan Ukraina memiliki gaya permainan khas yang menjadi prinsip, sehingga bila itu berjalan maksimal, formasi apapun akan jadi penghancur.
"Hal utama adalah bahwa kami memiliki gaya tertentu yang kami mainkan dan kami tidak akan mengubahnya. Kami memiliki prinsip kami sendiri yang kami patuhi. Jadi kami mungkin memiliki kesempatan untuk bermain 4-3-3 atau, misalnya, 3 -5-2, tetapi prinsip kita sendiri tidak akan berubah," ucap Shevchenko.
Saksikan siaran langsung pertandingan UEFA EURO 2020 di iNews TV
(Rachmat Fahzry)