“Sejauh yang saya ketahui, pria itu (Agnelli) tidak lagi ada bagi saya. Saya pikir kami adalah teman, tetapi dia berbohong di depan saya sampai menit terakhir di hari terakhir, meyakinkan saya bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” tambahnya.
"Ternyata sehari sebelumnya, dia sudah menandatangani dokumen untuk peluncuran Liga Super Eropa,” imbuh Ceferin.
Ceferin tampaknya benar-benar kesal dengan Agnelli karena menjadi pendiri Liga Super Eropa. Bahkan disaat sembilan tim mundur dari 12 klub pendiri Liga Super Eropa, Agnelli bersama Juventus justru bertahan.
Juventus, Barcelona, dan Real Madrid menjadi pihak yang sampai saat ini bertahan akan keinginan mereka membentuk kompetisi baru. Gara-gara itulah Ceferin lantas kesal dengan Agnelli dan tak menganggapnya lagi.
(Rachmat Fahzry)