Uni Soviet kemudian melangkah ke final usai mengalahkan Denmark dengan skor akhir 3-0. Sementara Spanyol ke partai puncak setelah menumbangkan Hungaria. Gol Amancio Amaro di babak tambahan membawa Tim Matador menyudahi perlawanan Hungaria dengan skor tipis 2-1.
Sesuai prediksi, partai final antara tuan rumah Spanyol dan juara bertahan Uni Soviet pun berlangsung sengit. Spanyol memimpil lebih dulu lewat gol cepat Jesus Pereda di menit keenam.
Baca juga: Turki Siap buat Kejutan di Piala Eropa 2020
Akan tetapi, hanya dua menit berselang Uni Soviet berhasil menyamakan kedudukan berkat aksi Galimzyan Khusainov. Marcelino Martinez jadi pahlawan tim tuan rumah pada turnamen kali ini.
Gol telatnya di menit ke-84 membawa Spanyol mengalahkan juara bertahan Uni Soviet sekaligus meraih trofi Piala Eropa 1964.
Gelaran Piala Eropa memang menjadi salah satu kompetisi sepakbola yang paling dinantikan publik dunia. Sebab, turnamen antarnegara Eropa empat tahun sekali ini selalu berhasil menyuguhkan pertandingan-pertandingan seru dan menarik yang dilakoni para pesepakbola top.
Tahun ini, Piala Eropa siap kembali digelar. Memasuki edisi ke-16, sejatinya kompetisi bertajuk Piala Eropa 2020. Tetapi, kompetisi ini harus digelar pada 2021 karena turut terkena dampak dari pandemi Covid-19 hingga penyelenggaraan mengalami penundaan selama setahun.
(Ramdani Bur)