TIM nasional (Timnas) Turki bukan unggulan di fase penyisihan grup Piala Eropa 2020 yang akan digelar musim panas tahun ini. Tapi, mereka bisa jadi masalah besar buat tim yang memandangnya sebelah mata.
Skuad berjuluk The Crescent-Stars lolos ke putaran final Piala Eropa 2020 setelah menyabet gelar runner up di kualifikasi. Tergabung di Grup H Kualifikasi Piala Eropa 2020, Turki cuma kalah poin dari Prancis.
Baca Juga: Profil Timnas Italia di Piala Eropa 2020: Menanti Gli Azzurri Unjuk Gigi
Barisan bertahan Turki yang diperkuat Ozan Kabak (Liverpool) dan Merih Demiral (Juventus) membuat delapan clean sheet dari 10 pertandingan di babak kualifikasi. Mereka sukses mengalahkan Prancis 2-0 di laga kandang, lalu menahan imbang 1-1 di pertemuan setelahnya.
Soal jam terbang, Turki sudah tidak perlu diragukan lagi. Sebab, Piala Eropa 2020 bukan turnamen pertama mereka yang sudah berpartisipasi sejak edisi 1996. Sejauh tampil di empat edisi, prestasi terbaik mereka tembus semifinal di Piala Eropa 2008.
Skuad asuhan Senol Gunes akan berjuang memberikan yang terbaik di putaran final Piala Eropa 2020. Di mana Turki akan bersaing dengan Italia, Wales, dan Swiss untuk bisa melenggang keluar Grup A.
Senol Gunes Si Pembawa Harapan
Sejak melatih Timnas Turki pada 2019, Senol Gunes banyak membawa harapan besar. Mantan kiper timnas Turki itu layak masuk dalam buku sejarah karena tercatat sebagai pelatih pertama yang bisa membimbing Turki ke putaran final Piala Dunia dan Piala Eropa.
Semasa aktif sebagai pemain, Senol Gunes membantu Turki merebut tempat ketiga di Piala Dunia Korea-Jepang 2002. Saat itu Turki berhasil melaju ke babak semifinal sebelum akhirnya terhenti di tangan Brasil.