BEOGRAD – Gelandang Tim Nasional (Timnas) Serbia, Nemanja Matic, memberikan reaksi terhadap keputusan kontroversial saat timnya menjamu Portugal. Pada laga tersebut, megabintang Portugal yakni Cristiano Ronaldo meluapkan emosi kemarahan karena tidak terima dengan hasilnya.
Pada laga yang berlangsung akhir pekan lalu tersebut, Cristiano Ronaldo seharusnya bisa membawa Portugal memenangi pertandingan. Sebab, jelang laga berakhir, CR7 sukses menjebol gawang Serbia untuk bisa membawa Portugal menang 3-2.
Akan tetapi, wasit Danny Makkelie menganulir gol tersebut karena dianggap belum melewati garis gawang. Padahal jika menyaksikan pada tayangan ulang, bola telah melewati garis. Alhasil, kedua tim pun harus puas bermain imbang dengan skor akhir 2-2.
Baca juga Sedikit Lagi! Cristiano Ronaldo Akan Lewati Rekor Gol Ali Daei
Imbas keputusan kontroversial tersebut membuat Cristiano Ronaldo merasa geram. Bahkan pada saat keluar dari lapangan ia terlihat marah besar dan mencopot ban kaptennya karena tidak terima dengan hasil serta keputusan wasit Makkelie.
Baca juga Meski Buang Ban Kapten, Cristiano Ronaldo Tetap Jadi Pemimpin Timnas Portugal
Meski begitu, wasit Makkelie akhirnya mengungkapkan permintaan maaf setelah laga usai karena salah dalam membuat keputusan tersebut. Ia menyadari kesalahan tersebut usai menyaksikan tayangan ulang gol tersebut.
Namun, reaksi berbeda ditunjukkan Matic. Ia merasa bahwa keputusan wasit sudah benar. Pada Instagram story yang ia buat, Matic menyatakan bahwa bola yang dilesakkan Cristiano Ronaldo bukan sebuah gol.
Bahkan dengan berani ia menandai akun Instagram Cristiano Ronaldo dan rekan setimnya di Manchester United yakni Bruno Fernandes. Namun, pada pernyataan tersebut, Matic menunjukkan foto dengan kesan bercanda, karena garis gawang di-edit menjadi mundur ke belakang.
“Itu (bola) tepat digaris. Apakah semuanya jelas sekarang?,” tulis keterangan Matic di Instagram Story, dilansir Rabu (31/3/2021).
Memang pada laga kualifikasi Piala Dunia 2022, teknologi garis gawang dan VAR tidak digunakan. Karena itu, keputusan wasit menjadi hal mutlak dalam laga tersebut.
Sementara itu, pelatih Timnas Portugal, Fernando Santos, akhirnya menerima permintaan maaf terkait keputusan wasit. Hanya saja, ia masih menyayangkan pada laga tersebut tidak dilengkapi dengan teknologi VAR atau garis gawang.
(Rachmat Fahzry)