MANCHESTER – Winger Manchester City, Riyad Mahrez, merupakan salah satu pesepakbola terbaik yang ada di Liga Inggris saat ini. Tidak hanya itu, Mahrez pun dikenal sebagai sosok yang sangat relijius lantaran rajin beribadah.
Dalam sejumlah kesempatan, Mahrez bahkan kerap menunjukkan rasa syukurnya kepada Allah SWT. Biasanya ia menunjukkannya setelah mencetak gol, di mana Mahrez mengangkat kedua tangannya ke atas seolah sedang mengucap syukur kepada Yang Maha Kuasa.
Baca juga: Punya Anak di Usia Sangat Muda, Hidup Phil Foden Berubah Drastis
Mahrez memang tumbuh di keluarga Islami. Meski ia lahir di Prancis, namun kedua orang tua Mahrez berkebangsaan Aljazair. Mahrez juga memiliki darah Maroko dari garis keturunan ibundanya, Halima.
Diakui oleh Mahrez bahwa ia memiliki hubungan yang sangat dekat dengan ayahnya, Ahmed Mahrez. Bisa dibilang, bakat sepakbola yang dimiliki Mahrez diturunkan dari sang ayah.
Sebagai informasi, Ahmed merupakan mantan pemain Timnas Aljazair. Ahmed pun memiliki harapan agar putranya tersebut bisa mengikuti langkahnya membela Timnas Aljazair. Sayangnya, Ahmed meninggal dunia ketika Mahrez masih berusia 15 tahun.
Baca juga: Ikuti Liverpool, Laga Monchengladbach vs Man City Dipindah ke Hungaria
“Ayah selalu berada di belakang saya. Dia menginginkan saya menjadi pemain sepakbola. Dia selalu bersama saya. Dia datang ke setiap pertandingan saya dan memberi masukan,” ujar Mahrez, dinukil dari The Guardian.
“Saya tidak tahu apakah saya mulai lebih serius bermain bola, tetapi setelah kematiannya, segalanya dimulai. Mungkin di kepala saya, saya menginginkan sesuatu yang lebih baik,” lanjutnya.