Eric Abidal Tegaskan Menjadi Mualaf Bukan karena Dipaksa Istri

Hendry Kurniawan, Jurnalis
Sabtu 06 Februari 2021 06:29 WIB
Eric Abidal (Foto: Facebook Barcelona)
Share :

LYON – Mantan penggawa Barcelona, Eric Abidal, merupakan salah satu pesepakbola Muslim yang namanya sudah sangat terkenal. Bahkan, cerita mengenai proses hijrah Abidal sudah tersebar ke berbagai penjuru dunia.

Kendati demikian, ada beberapa pihak yang salah kaprah. Selama ini kebanyakan orang hanya mengetahui Abidal berpindah agama menjadi Islam karena faktor sang istri. Maka dari itu, ada yang berpikiran bahwa Abidal dipaksa oleh istrinya tersebut untuk menjadi mualaf.

Baca juga: 5 WAGs Pesepakbola Muslim Paling Memesona

Abidal sendiri lahir dan tumbuh di keluarga Katolik. Ia kemudian bertemu dengan Hayet –perempuan yang menjadi istrinya sekarang- ketika masih remaja. Hubungan mereka pun berlanjut hingga ke pelaminan.

Sebagai informasi, Hayet merupakan perempuan asli Aljazair. Abidal pun tidak memungkiri bahwa Hayet membantunya untuk mengenal Islam lebih dekat. Meski begitu, Abidal sama sekali tidak merasa terpaksa untuk meninggalkan agamanya sebelumnya, Katolik, dan memeluk Islam.

Baca juga: Ozan Kabak Datang, Liverpool Punya 5 Pemain Muslim dan yang Terbanyak di Liga Inggris

Abidal menerangkan bahwa hidayah untuk menjadi penganut agama Islam datang begitu saja. Ia menggambarkan proses hijrahnya ini sebagai hadiah yang tiba-tiba datang dan mengetuk hatinya.

“Semua berlangsung alami. Pilihan memeluk agama Islam bukan karena faktor istri saya, tapi sebuah hadiah yang tiba-tiba saja muncul,” terang Abidal, dikutip dari France Football, Sabtu (6/2/2021).

“Itu benar-benar terjadi apa adanya. Mengalir begitu saja dan membuat saya merasa bahagia. Saya memeluk Islam dengan keyakinan penuh,” lanjut pemenang dua kali trofi Liga Champions bersama Barcelona tersebut.

Kendati demikian, Abidal tidak memungkiri bahwa Hayet membantunya memberikan arahan hidup yang luar biasa. Bahkan, kepindahan Abidal ke Barcelona pun tak lepas dari nasihat sang istri. Maka dari itu Abidal merasa sangat bersyukur bisa memiliki istri seperti Hayet.

”Bagi saya, istri saya adalah sebuah permata. Dia juga pemegang kemudi yang sangat menakjubkan,” ungkap Abidal.

“Saya beruntung mendapat perempuan seperti dia, yang sanggup memberikan arahan dan pendapat yang logis sebelum saya memutuskan hal krusial, termasuk dalam memilih karier,” pungkasnya.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya