3. Jorginho
Di bulan-bulan terakhir kepelatihan Lampard, Jorginho mulai kesulitan menembus starting XI Chelsea. Namun, pemain berpaspor Italia itu dipercaya dapat menembus skuad utama racikan Tuchel. Sebab, Tuchel menyukai tipe pemain deep lying playmaker seperti Jorginho. Ketika menangani PSG, Marco Verratti merupakan pemain andalan Tuchel di posisi tersebut.
2. Timo Werner
Kabarnya, salah satu alasan manajemen Chelsea mendatangkan Tuchel adalah demi mengembalikan ketajaman Timo Werner. Tuchel dianggap pilihan tepat karena berasal dari negara yang sama dengan Werner, Jerman.
Tuchel diprediksi takkan menaruh Werner sebagai winger, layaknya ketika Chelsea ditangani Frank Lampard. Demi mengembalikan ketajamannya, pemain yang didatangkan dengan harga 53 juta euro (Rp905,2 miliar) itu akan dioperasikan sebagai penyerang tengah.
1. Kai Havertz
Kai Havertz berstatus sebagai pemain termahal yang pernah didatangkan Chelsea, yakni 80 juta euro (Rp1,36 triliun). Namun, pemain yang didatangkan dari Bayer Leverkusen itu baru mengememas lima gol dan enam assist dari 25 pertandingan.
Ironisnya dari lima gol yang dibuat, hanya satu yang tercipta di Liga Inggris. Karena itu, Thomas Tuchel yang juga berasal dari Jerman diharapkan mampu mengembalikan kualitas Kai Havertz sebagai playmaker jempolan.
(Fetra Hariandja)