Sementara itu, alasan kedua adalah pencapaian Thomas Tuchel sebagai pelatih. Semenjak berkesempatan menangani klub elite pada 2015, Thomas Tuchel akrab dengan gelar juara.
Ketika menangani Borussia Dortmund pada 2015-2018, Thomas Tuchel membawa Die Borussen –julukan Dortmund– juara DFB Pokal 2016-2017. Sementara selama 2,5 tahun (2018-2020) menangani PSG, Thomas Tuchel menghadirkan enam trofi bagi publik Parc des Princes.
Bahkan, Thomas Tuchel membawa PSG lolos ke final Liga Champions 2020-2021, meski akhirnya kalah 0-1 dari Bayern Munich. Karena itu, tidak mengherankan jika pada akhirnya Chelsea memilih Thomas Tuchel sebagai pelatih.
(Fetra Hariandja)