Bahkan tidak sedikit tim pelatih Sporting yang memprediksi bahwa Ronaldo dan Paixao bakal menjadi tulang punggung Timnas Portugal untuk meraih kesuksesan di masa depan. Akan tetapi nyatanya nasib berkata lain.
Pasalnya setelah lulus dari akademi Sporting, perjalanan karier Ronaldo justru mengalami peningkatan dengan membela sejumlah tim elite Eropa seperti Manchester United, Real Madrid, dan kini Juventus. Sementara Paixao tetap tertahan di Portugal.
Bahkan perjalanan karier Paixao sebagai pesepakbola juga tidak bisa dikatakan sukses, lantaran ia hanya membela sejumlah klub medioker macam Oriental, Uniao de Leiria, Fatima, Uniao Torreense, Barreirense, Portosantense, Beira-Mar Algarve, Portosantense, hingga Farense.
Meski begitu, tidak lantas membuat persahabatan antara Ronaldo dan Paixao terputus. Bahkan hingga kiin keduanya masih sering menghabiskan waktu bersama seperti liburan atau menjalani pertandingan amal.
Ronaldo juga menunjuk Miguel untuk mengurusi bisnisnya, khususnya memasarkan merek dagang “CR7”. Dimulai dengan Museum Cristiano Ronaldo yang sebenarnya sudah berdiri sejak 13 Desember 2013. Tapi, kurang berkembang sebelum diserahkan kepada Miguel.
(Ramdani Bur)