"Saya memiliki prioritas baru dalam hidup. Saya masih mencintai sepakbola dan menjadi wasit, dan akan mengikuti proyek-proyek baru dalam olahraga ini,” katanya mengutip The Sun.
Balik ke belakang, tepatnya pada 2014, Ekaterina Kostyunina pernah mendapat kritik. Itu terjadi saat pertandingan Cruzeiro versus Atletico Mineiro.
Pada laga itu, Ekaterina Kostyunina masih menjadi hakim garis. Dia penilai pemain Cruzeiro padahal berpotensi mencetak gol. Akibatnya Cruzeiro mengakui kemenangan Atletico Mineiro dengan skor 2-1.
Selepas laga, pelatih Cruzeiro, Alexandre Mattos geram dengan keputusan Ekaterina Kostyunina. Dia menyarankan agar Ekaterina Kostyunina menjadi model daripada bekerja di dunia sepakbol.
“Penjaga garis cantik, tapi dia belum siap. Orang-orang berteriak dan dia dirindukan. Jika dia cantik, berpose saja untuk (majalah) Playboy, bukan bekerja di sepakbola,” kesalnya saat itu.
(Ramdani Bur)