LONDON – Chelsea telah dipermalukan Manchester City di Stadion Stamford Bridge pada laga lanjutan Liga Inggris 2020-2021 yang berakhir pada Senin 4 Januari 2021 dini hari WIB. Bagaimana tidak, dalam laga tersebut Chelsea benar-benar dibuat tak berdaya sampai akhirnya kalah 1-3 dari tim tamu mereka itu.
Bahkan 25 menit pertama bisa disebut sebagai momen terburuk Chelsea di laga kontra Man City tersebut. Sebab Man City nyatanya dapat mencetak dua gol ke gawang Chelsea ketika laga baru berjalan 21 menit.
Gol pertama Man City dipersembahkan oleh Ilkay Gundogan di menit 18 dan gol kedua mereka tercipta pada menit 21 oleh aksi Phil Foden. Mudahnya gawang Chelsea yang dibobol dua kali dalam kurun waktu tiga menit saja itu membuat lini pertahanan The Blues banyak disalahkan.
Baca Juga: Tangisan Pelatih Southampton Tumpah Usai Permalukan Liverpool
Akan tetapi, menurut pandit yang merupakan legenda Manchester United, yakno Gary Neville, lini pertahanan Chelsea tak bisa disalahkan sepenuhnya. Sebab menurut Neville orang yang tepat disalahkan atas buruknya penampilan Chelsea itu adalah para pemain tengah The Blues.
Neville menyebut tiga pemain tengah Chelsea, yaitu Ngolo Kante, Mateo Kovacic, dan Mason Mount, menjadi orang yang mesti disalahkan atas kekalahan 1-3 mereka dari Man City. Neville berpendapat seperti itu karena lini tengah Chelsea benar-benar berantakan pada saat itu.
Sampai-sampai kedua fullback Chelsea, Cesar Azpilicueta dan Ben Chilwell harus berjuang keras untuk menahan gempuran dari para pemain Man City.