PARIS – Mantan Manajer Liverpool, Gerard Houllier, meninggal dunia di usia 73 tahun pada Senin (14/12/2020) waktu setempat. Menurut laporan yang diwartakan Mirror, Houllier meninggal dunia hanya beberapa hari setelah menjalani operasi jantung.
Houllier sejatinya dikenal sebagai sosok pelatih yang cerdas. Pria berkebangsaan Prancis itu menukangi Liverpool selama enam musim, yakni sejak November 1998 hingga Juni 2004.
Selama menakhodai Liverpool, Houllier telah memimpin 304 pertandingan. Hasilnya pun terbilang memuaskan karena ia membuat The Reds memenangkan lima trofi, yakni Piala UEFA (sekarang Liga Eropa), Piala FA, Piala Liga Inggris, Community Shield, dan Piala Super Eropa.
Baca juga: Bikin Klopp Emosi di Laga Kontra Fulham, si Anak Kesayangan Langsung Ciut
Awalnya, Houllier sebenarnya tiba di Liverpool sebagai asisten manajer Roy Evans pada Juli 1998. Namun, Evans mengundurkan diri pada 10 November, meninggalkan Houllier sebagai satu-satunya orang yang bertanggung jawab.
Houllier namun tidak menyerah, ia membangun kembali tim yang telah kemudian mendapat julukan Spice Boys. Siapa yang menyangka di bawah kepemimpinan Houllier, The Reds ternyata mampu menyabet lima trofi.
Sayangnya, pada Oktober 2001, Houllier harus menjalani operasi jantung darurat setelah jatuh sakit di bangku cadangan selama pertandingan Liga Inggris melawan Leeds United. Dia dilarikan ke rumah sakit untuk operasi darurat karena ditemukannya penyakit jantung, diseksi aorta.