Mukzijat pun didapat Paolo Rossi. Meski hanya turun tiga kali di sepanjang musim 1981-1982, pelatih Timnas Italia kala itu, Enzo Bearzot, menyertakan Paolo Rossi untuk tampil di Piala Dunia 1982 yang diselenggarakan di Spanyol.
(Paolo Rossi bawa Italia juara Piala Dunia 1982)
“Jika saya tidak membawa Rossi, saya tidak punya pemain yang mampu membuat masalah di area pertahanan lawan," kata Enzo Bearzot.
Kepercayaan yang diberikan Enzo Bearzot pun dibayar tuntas Paolo Rossi. Sempat mandul di empat laga awal, Paolo Rossi menggila di tiga laga terakhir.
Ia mencetak hattrick saat Italia menang 3-2 atas Brasil di fase grup kedua. Kemudian, Paolo Rossi memborong semua Gli Azzurri –julukan Italia– saat menang 2-0 atas Polandia di semifinal.
Terakhir, Paolo Rossi mencetak satu gol saat Italia menang 3-1 atas Jerman Barat di partai puncak. Alhasil, Paolo Rossi keluar sebagai top skor Piala Dunia 1982 dengan koleksi enam gol. Ia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik di Piala Dunia 1982.
Keberhasilannya membawa Italia juara Piala Dunia membuat Paolo Rossi memenangkan trofi Ballon dOr 1982. Ia mengikuti jejak Omar Sivori (1961) yang menjadi pesepakbola pertama Juventus yang memenangkan trofi Ballon dOr.
(Paolo Rossi saat memenangkan trofi Ballon dOr 1962)
Selain itu, Paolo Rossi juga membantu Juventus memenangkan trofi Piala/Liga Champions 1984-1985, atau yang pertama sepanjang sejarah berdirinya klub. Kala itu di partai puncak, Juventus menang 1-0 atas Liverpool. Selamat jalan Paolo Rossi, sumbangsih Anda untuk perkembangan sepakbola dunia takkan terlupa.
(Fetra Hariandja)