LIVERPOOL – Pelatih Wolverhampton Wanderers, Nuno Espirito Santo, meratapi kekalahan dari Liverpool pada pekan ke-11 Liga Inggris 2020-2021. Soal hasil minor ini, Nuno mengaku timnya memang benar-benar sulit untuk mengatasi tekanan dari Liverpool di sepanjang laga.
Liverpool memang tampil menggila saat menjamu Wolverhampton di Stadion Anfield, Senin (7/12/2020) dini hari WIB. Laga tersebut dimenangkan armada Jurgen Klopp dengan skor 4-0.
Gol pertama Liverpool dicetak oleh Mohamed Salah pada menit ke-24. Tiga gol lainnya dicetak oleh Georginio Wijnaldum (58’), Joel Matip (67’), dan penggawa Wolverhampton, Nelson Semedo, yang justru menyarangkan bola ke gawangnya sendiri pada menit ke-78.
BACA JUGA: Kacau! Nama Caoimhin Kelleher di Jersey Liverpool Salah Cetak
Mendapati hasil ini, Nuno tentu saja merasa kecewa. Sebab, hasil yang didapat benar-benar jauh dari harapannya. Nuno mengakui bahwa timnya tak pernah bisa nyaman untuk bermain di sepanjang laga.
Sebab, Liverpool ta pernah berhenti melancarkan serangan demi serangan. Sekalipun Wolverhampton bekerja dengan baik, hasil yang didapat tetap tak bisa membuahkan hal yang manis.
“Kami memulai permainan dengan baik dan kami terorganisasi. Tetapi, bahkan di babak pertama ketika kami memiliki beberapa momen, kami tidak pernah merasa nyaman dalam permainan,” ujar Nuno, sebagaimana dikutip dari laman resmi Wolverhampton, Senin (7/12/2020).
“Kami tidak menghasilkan terlalu banyak. Kami terorganisasi, tapi kami tidak cukup baik dengan penguasaan bola dan kami tidak menciptakan peluang nyata. Kami tidak tampil sebaik yang kami bisa dan seharusnya,” lanjutnya.
“Semua orang mengharapkan babak kedua yang lebih baik dan kami tidak mampu. Gol kedua, kami tidak seimbang dan kami tidak berlari kembali untuk menutupi ruang. Bukan mentalitas yang hilang, saya pikir kami tidak mampu mengatasi tekanan dari Liverpool,” tutur Nuno.
Akibat kekalahan ini, Wolverhampton menempati posisi ke-10 di klsemen sementara Liga Inggris 2020-2021. Mereka total baru merengkuh 11 angka sejauh ini.
(Ramdani Bur)