DIEGO Maradona meninggal pada hari Rabu November 2020, kurang dari sebulan setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-60. Maradona merupakan legenda sepak bola yang penuh kontroversial.
Meskipun dipuja karena kehebatan permainannya dalam sepak bola, hal-hal negatif tentang pesepakbola itu lebih banyak menghiasi halaman depan media utama pada hari-hari sejak dia menggantungkan sepatunya.
Diego Armando Maradona meninggal karena serangan jantung di rumahnya di pinggiran kota Buenos Aires, demikian kata orang-orang terdekatnya pada hari Rabu. Maradona sangat dipuja dan begitu berarti bagi banyak orang di Argentina dan bahkan di luar negeri.
Baca juga: Perseteruan Pele vs Diego Maradona, Seret Lionel Messi dan Neymar Jr
Baca juga: Tidak Diizinkan Masuk, Pacar Terakhir Diego Maradona Marah-Marah
“Dia adalah perwujudan dari istilah khas Argentina ‘El Pibe’ (seorang anak yang berpenampilan dan berperilaku apa adanya). Begitulah cara warga Argentina, terutama warga Argentina yang malang, memandang diri mereka sendiri. Tipe individu yang berambut acak-acakan, gagah, dan tidak peduli penilaian orang lain, suka bersenang-senang yang sangat brilian dan karena itulah dia disebut El Pibe del Oro, anak emas, karena dia benar-benar memiliki sifat sebagai El Pibe yang sesungguhnya yang pernah dilahirkan di bumi ini. Saya kira begitulah orang akan mengenangnya di Argentina,” jelas Analis olahraga Slava Malamud.
Dipuja sebagai salah seorang pemain sepak bola terhebat sepanjang masa, Maradona memimpin Argentina untuk memenangkan Piala Dunia 1986. Dua golnya melawan Inggris – salah satunya kontroversial – memastikan kemenangan di babak perempat final yang sangat mencengangkan.
Slava Malamud sendiri ingat saat ketika dia menonton pertandingan itu. “Kedua gol itu luar biasa. Semua orang melihatnya sebagai hand ball kecuali wasit. Tapi saya kira, bahkan sekarang di Inggris, orang mengerti betapa briliannya pria itu.”
Dari klub-klub sepak bola hingga para pemain terkenal sampai warga biasa, ucapan belasungkawa, penghormatan, dan penghargaan membanjiri media sosial.
Berbagai ucapan belasungkawa itu di antaranya dinyatakan lewat Twitter.
“Gracias por todo, Diego”
“Terima kasih untuk segalanya, Diego,” tulis FC Barcelona.
“Eternas gracias, Eterno Diego”
“Terima kasih selamanya, Diego yang selalu ada di hati,” tulis bekas klubnya, Boca Juniors.
Pemain terkenal seperti Didier Drogba dari Pantai Gading menulis, “Idola saya meninggal… RIP Diego Armando Maradona. Kaus sepak bola pertama saya, pria di balik kecintaan saya pada sepak bola.”
Pemain terkenal lainnya, Kylian Mbappe, menulis, “RIP Legenda. Anda akan terus berada dalam sejarah sepakbola selamanya. Terima kasih atas semua kesenangan yang Anda berikan kepada seluruh dunia.”