LONDON – Kepergian Diego Armando Maradona menyisakan kesedihan bagi Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho. Arsitek tim asal Portugal itu mengaku akan merindukan setiap panggilan telefon dari sang legenda ketika timnya mengalami kekalahan.
Seperti diketahui, Diego Armando Maradona meninggal dunia pada Kamis 26 November 2020 tengah malam WIB. Legenda sepakbola asal Argentina itu wafat pada usia 60 tahun setelah menderita serangan jantung. Sebelumnya, ia sempat dirawat sejak awal November 2020 karena penyumbatan pembuluh darah di otak.
Sosoknya yang ramah dan pandai bergaul, membuat Diego Maradona mudah menjalin pertemanan dengan banyak orang, terutama di kalangan sepakbola. Jose Mourinho adalah salah satu orang yang berhubungan dekat dengan El Pibe de Oro.
Baca juga: Nama Diego Maradona Diabadikan untuk Turnamen Sepakbola di Argentina
Pelatih berusia 57 tahun itu mengaku mengenal dua kepribadian yang berbeda, yakni Maradona dan Diego. Maradona adalah seorang legenda sepakbola, tetapi Diego merupakan teman akrab. Kedua nama itu jelas merujuk pada seorang Diego Maradona.
“Ada Maradona dan ada Diego. Maradona, saya tidak perlu lagi berbicara tentangnya. Semua orang tahu dan tidak akan melupakannya. Diego adalah orang yang berbeda. Orang-orang yang berhubungan dekat dengannya mendapat keistimewaan,” tutur Jose Mourinho, dilansir dari Goal, Jumat (27/11/2020).
“Saya bisa bilang dia adalah teman baik. Namun, hubungan saya dengannya lebih banyak lewat panggilan telefon. Kami hanya bertemu langsung beberapa kali. Diego punya hati yang besar. Dia adalah orang yang saya rindukan,” imbuh pria kelahiran Setubal itu.